Jumat, 13 Agustus 2010

Motivasi Pohon Sukun

Alkisah ada dua buah pohon sukun yang baru dibeli oleh ayahQ beberapa bulan yang lalu
Pohon yang satu, sebutlah si A batangnya besar, daunnya lebat, dan akarnya kuat
Sementara pohon lainnya, sebutlah si B .
morfologi pertumbuhannya berbanding terbalik dengan si A, batangnya kurus, daunnya jarang dan akarnya hampIr tak ada
.
Karena pertumbuhan si A yang di anggap sangat memungkinkan untuk tumbuh lebat, makanya ia ditanam di halaman rumah bagian depan dengan harapan suatu saat jika ia sudah tumbuh besar, kita dapat bernaung menikmati kesejukan dibawahnya , Sementara si B di tanam di halaman belakang. Itupun ditanam hanya sebatas rasa kasihan jika dibiarkan begitu saja.
Hitungan hari, bulan dan tahun dilalui oleh kedua pohon tersebut dengan lingkungan yang berbeda, ternyata di luar dugaan , si B t terus menunjukkan pertumbuhannya yang signifikan sementara si A tetap pada kondisi semula, hanya tumbuh beberapa cm saja hinnga skr si B malah jauh lebih besar dari si A.
Setelah dipelajari, kemungkinan besar kondisi halaman belakang rumah jauh lebih baik dan mendukung pertumbuhan tanaman di banding halaman depan rumah.
Itulah kehidupan,,kita tidak tahu kita akan menjadi seperti apa nantinya
seperti sI B yang awalnya sangat tidak ada harapan baginya tapi ternyata ia tumbuh hampir tanpa kendali. Mengapa? Karena lingkungan memberikannya dukungan penuh. Lingkungan memberikan unsur positif terus menerus.. mengapa kita tidak belajar dari pohon sukun tersebut,, seberapa besar pun kekurangan kita dimata orang lain,,bukan berati kita akan seperti itu selamanya kecuali jika kita memang tak mau mencoba untuk membebaskan diri dari keterpurukan dan fikiran2 negatif yang sibuk kita ciptakan sendiri. Terserah orang lain berfikir apa tentang kita, yang penting bagaimana kita bisa memperbaiki diri agar kita bisa membuktikan bahwa kita tak seburuk apa yang mereka fikirkan tentang kita.
Demikian pula jangan sombong dengan kehidupan kita yang mungkin jauh lebih baik dari orang lain ssaat ini. Karena cepat atau lambat kesombongan akan mengahancurkan diri kita sendiri.
Semangadhhh ^_^

3 komentar:

Anonim mengatakan...

Kita Memang harus Pandai-Pandai Bergaul Dalam Suatu lingkunga di Masyarakat.........
Jadi Pilihlah Jalanmu masing Masing....

inchie mengatakan...

hidup memang sulit di mengerti....
kadang kita ada di bawah kadang kita juga ada di atas,jadi kita harus berusaha dalam hidup....

fauziah_azzahra mengatakan...

BetuL,,hidup Bagaikan Roda yang terus berputaR.. intinya adaLah beRusaha agar roda selalu di atas.. hehehe

Posting Komentar